Loading...

Rabu, 11 Mei 2011

Mengungkap Sejarah Hajar Aswad
Ibrahim as diperintahkan Allah swt membangun kembali Ka’bah. Ia memenuhi perintah itu dibantu putranya, Isma’il as. Saat hampir selesai mengerjakannya, Ibrahim as merasa ada yang kurang pada Ka’bah. Kemudian ia memerintahkan putranya, “Pergilah engkau mencari sebuah batu lagi yang akan aku letakkan di Ka’bah sebagai penanda bagi manusia.”

Isma’il as mematuhi perintah ayahnya. Ia pergi dari satu bukit ke bukit lain untuk mencari batu yang paling baik. Ketika sedang mencari, malaikat Jibril datang pada Ismâ’il as dan memberinya sebuah batu yang cantik. Dengan senang hati ia menerima batu itu dan segera membawa batu itu untuk diberikan pada ayahnya. Ibrahim as pun gembira dan mencium batu itu beberapa kali.
Kemudian Ibrahim as bertanya pada putranya, “Dari mana kamu peroleh batu ini?” Isma’il as menjawab, “Batu ini aku dapat dari yang tidak memberatkan cucuku dan cucumu.” Ibrahim as mencium batu itu lagi dan diikuti juga oleh Ismâ’il as.
Begitulah, sampai saat ini banyak yang berharap bisa mencium batu yang dinamai Hajar Aswad itu. Umar bin Khathab pernah menyampaikan bahwa Rasulullah saw sendiri pernah menciumnya. Saat Umar bin Khaththab berada di hadapan Hajar Aswad dan menciumnya ia berkata, “Demi Allah, aku tahu bahwa engkau hanyalah sebongkah batu. Seandainya aku tidak melihat Rasulullah Saw menciummu, niscaya aku tidak akan menciummu.” [Hadits No. 228 Kitab Sahih Muslim].

Sumber :
http://www.republika.co.id/berita/36611/Sejarah_Hajar_Aswad
http://islamhadhari.net/?p=846
http://unik.bengkel-matematika.com/misteri-batu-hajar-aswad.html


0 komentar:

Posting Komentar

Ketua Umum

DRS. H. AMINUDDIN EDY
(Periode 2016-2021)

DRS. H. HORMANSYAH
(Periode 2010-2016)

Buku Tamu

Pengunjung

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

MUI Kukar-Sebuah lembaga independen dan normatif yang berjuang mengawal akidah dan syariat ummat Islam secara benar dalam konteks keutuhan hidup beragama, berbudaya dan bernegara. Berdomisili di Tenggarong, ibu kota Kabupaten Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur, dan beralamt di Jl. Drs. AW. Sabran, Bc.Hk. Informasi via webblog http://mui-kukar.blogspot.com atau via email: muikutaikartanegara@gmail.com
Visi : Mengawal dan meluruskan akidah dan syariah ummat Islam secara benar dalam konteks kehidupan beragama, berbudaya, dan bernegara.
Misi :
  1. Mengkaji persoalan ummat Islam untuk meraih perbaikan dan kualitas keagamaan.
  2. Mengembangakan tradisi keilmuan dan sosial keagamaan khas Kalimantan sebagai kekayaan intelektual dan budaya nusantara.
  3. Melatih dan mendidik generasi muda Islam Kalimantan sebagai kader pemberdaya dan pembangun yang berwawasan keislaman dan keindonesiaan.
PENGURUS HARIAN

Ketua Umum : Drs. H. Aminuddin Edy, MM
Wakil Ketua Umum : Drs. HM. Ali Sautie
Sekretaris Umum : Dr. Iskandar Z, M.A
Bendahara Umum : Indra Wahyudi, SE
Wakil Ketua :
Drs. H. Abdurrahman K, S.Sos. MM
H. Abd. Sani Effendi
Drs. H. Irianto
Drs. H. Sukiran, M.Pd
Hj. Nikmah

Recent Post

Recent Comment

MUI News

Database MUI KUKAR 2016-2021




Konverter Hijriyah - Masehi

Hari ini :
Pukul: 00:00:00
 
Kalender Masehi
Tanggal
Bulan
Tahun
Kalender Hijriyah
Tanggal
Bulan
Tahun


Jatuh pada hari:
 
Perhitungan pada sistem konversi ini menggunakan Hisab Urfi sehingga memungkinkan terjadi selisih H-1 atau H+1 dari tanggal seharusnya.

Mertua dr. H. Abdurrahman (Dewan Pembina MUI Kukar) wafat 2 Januari 2017 di Tenggarong - KH. Anang Zarkowi, Ketum MUI Muara Muntai (wafat 21 November 2016) - KH. Jamahsyari, S.Pd.I, mantan Ketua Komisi Fatwa MUI Kukar Periode 2010-2016 - KH. Abdurrahman, Anggota Dewan Pertimbangan MUI Kukar 2016-2021 (wafat Mei 2017)

Follower